Perlahan waktu menunjukkan kuasanya
Ia mengakhiri kisahku tanpa aba
Duga sudah menjadi nyata
Mengubah dendam menjadi seribu tanya
Kisah di sumatra utara memendam berjuta kenangan manis
Ada harap untuk bersama yang terhempas angin
Ditempat yang sama tapi enggan menyapa
Lantas mereka bertanya, "Mengapa sudah jarang terlihat bersama?"
Jujur akupun tidak tahu dan hanya membalas senyum
Tiba giliranmu,
jawabmu bukanlah memberi pasti
Seolah menutup jalan orang lain untuk datang menghampiri
Khawatirmu jika aku akan ada yang menemani
Malam ini..
Melupakan adalah jalan yang dipilih hati
Akan ku lepas dendam
Bersama dengan seribu tanya yang tak bertuan
Kepada seseorang yang menjadi asing untuk kedua kali
Terimakasih dan
Selamat tinggal
—selamanya.
Comments
Post a Comment